Senin, 21 April 2014

KESAKSIAN IBLIS, SI TAMU TERLAKNAT


Meluangkan waktu sejenak untuk berbagi apa yang telah saya baca. Biidznillah semoga bermanfaat dan memberi secercah nur di hati. :)
·          -

Pada suatu majlis, Rasulullah bersabda, “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”
“Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Sahabat menjawab.
“Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.” Rasul melanjutkan.
Sontak, Umat bin Khattab berkata, “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah.”
Nabi menahannya, “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini. Pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”
Kemudian pintu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata, “Salam untukmu Muhammad.. Salam untukmu para hadirin..”
Rasulullah SAW menjawab, “Salam hanya milik Allah SWT.. Sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab, “Wahai Muhammad, aku datang kesini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”
“Siapa yang memaksamu?”
“Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata ‘Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin’. Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jik a aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku kecuali cacian musuh.”

ORANG YANG DIBENCI IBLIS
Kemudian Rasulullah SAW bertanya kepada iblis, “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
“Kamu. Kamu dan orang sepertimu adalah makhluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya?”
“Pemuda yang bertaqwa dan menyerahkan diri mengabdi kepada Allah SWT.”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang ‘alim dan wara’ (menghindari hal-hal subhat)”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu bersuci.”
“siapa lagi?”
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain”
“Apa tanda kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkann kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang-orang sabar”
“Selanjutnya apa?”
“Orang yang bersyukur”
“Apa tnda kesyukurannya?”
“ia mengambil kekayaannya dari tempatnya dan mengeluarkan sesuai tempatnya”
“Orang seperti Abu Bakar menurutmu?”
“ia tidak menurutiku pada masa jahiliyah, apalagi saat ini dalam Islam”
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah, setiap aku berjumpa dengannya aku pasti kabur”
“’Usman bin ‘Affan?”
“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya”
“Ali bin Abi Thalib?”
“Aku berharap kepalaku selamat. Dan berharap ia mau melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia takkan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selalu berdzikir terhadap  Allah SWT)

AMALAN YANG DAPAT MENYAKITI IBLIS
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari ummatku hendak shalat?”
“Aku merasa panas dingin dan gemetar.”
“Kenapa?”
“karena, setiap seorang hamba bersujud sekali kepada Allah, Allah mengangkat 1 derajat”
“Jika seorang umatku berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka”
“jika ia berhaji?”
“aku seperti orang gila”
“jika ia membaca Al-Qur’an?”
“aku emrasa meleleh laksana timah di atas api”
“jika ia bersedekah?
“itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji”
“mengapa bisa begitu?”
“karena, dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya bahagia, sedekah akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka, dan segala musibah akan terhalau dari dirinya.”
“apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”
“suara kuda perang di jalah Allah”
“apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”
“taubat seorang yang bertaubat”
“apa yang dapat membakar hatimu?”
“istighfar siang dan malam”
“apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“sedekah bissirri (diam-diam)”
“apa yang dapat merusak wajahmu?”
“shalat fajar”
“apa yang dapat memukul kepalamu?”
“sholat jama’ah”
“apa yang paling mengganggumu?”
“majelis ulama’”
“bagaimana cara makanmu?”
“dengan tangan dan jari kiriku”
“dimanakah kamu menaungi anak-anakmu di musim panas?”
“dibawah kuku manusia”

TEMAN-TEMAN IBLIS
“siapa temanmu, wahai iblis?”
“pemakan riba”
“siapa sahabatmu?”
“pezina”
“siapa teman tidurmu?”
“pemabuk”
“siapa utusanmu?”
“tukang sihir”
“apa yang membuatmu gembira?”
“sumpah cerai”
“siapa kekasihmu?”
“orang yang meninggalkan shalat jum’ah”
“siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”
“orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja”

IBLIS TIDAK BERDAYA DI HADAPAN ORANG IKHLAS
Kemudian Rasulullah SAW bersabda, “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan ummatku dan menyengsarakanmu.”
Segera Iblis menimpali, “Tidak. Tidak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaiman kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakanku dan memberiku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh atau pintar, yang bisa membaca atau tidak, yang durjana atau shalih, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”
“siapa orang yang ikhlas menurutmu?”
“tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa siapa saja yang menyukai emas dan perak, dia bukan orang ikhlas. Jika kau lihat orang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka sanjungan dan pujian, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku akan meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan, dan hatinya selalu terikat dunia, ia akan sangat patuh padaku.”

IBLIS DIBANTU OLEH 70.000 ANAK-ANAKNYA
“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak dan setiap anak memiliki 70.000 syaitan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama’. Sebagian untuk mengganggu anak muda, sebagian untuk mengganggu orang tua, sebagian untuk mengganggu wanita tua, sebagian aku tugaskan untuk mengganggu para zahid.
Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur saat shalat berjama’ah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjama’ah.
Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang mendengarkan ceramah ulama’ sehingga mereka tertidur sampai pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia. Jika ia tengah melakukan seuatu kebaikan, kemudian ia beberkan (ceritakan) kepada orang lain, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Setiap seorang wanita berjalan, anakku dan syaitan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandangi.
Syaitan juga berkata ‘keluarkan tanganmu!’ maka ia mengeluarkan tangannya, lalu syaitan menghiasi kuku-kukunya.
Mereka, anak-anakku selalu menyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu lainnya untuk menggoda manusia sampai mereka terhempas dari keikhlasan mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tak merasa.
Tahukah kamu Muhammad, bahwa ada seseorang yang telah beribadah kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang ia doakan sembuh seketika. Aku terus menggodanya, sampai akhirnya ia berzina, membunuh, dan kufur.”
MasyaaAllah... Laa haula walaa quwwata illaa billa hil ‘aliyyil ‘adziimm...
(tak ada kekuatan dalam diri kita untuk melakukan segala yang baik, kecuali dengan pertolongan, ridha, dan kasih sayang Allah SWT. Dan tidak ada kekuatan untuk menolak maksiat/ dosa kecuali dengan pertolongan-Nya)

CARA IBLIS MENGGODA
“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah makhluk pertama yang berdusta. Pendusta juga sahabatku. Barang siapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku. Tahukan kau Muhammad?  Aku bersumpah pada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gosip) dan namimah (adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang bersumpah untuk menceraikan istrinya, ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan itu benar. Sebab, barang siapa membiasakan denga kata-kata cerai, maka istrinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat . jadi semua anaknya hasil zina dan ia masuk neraka hanya karena 1 kata, cerai.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur-ulur shalat, setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikkan padanya ‘waktu masih lama.. kamu masih sibuk..’ lalu ia menundanya hingga ia shalat di luar waktu. Maka shalat itu dilempar ke mukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku, oke, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan di telinganya ‘lirik kiri kananmu’ ia pun tahu keadaan sekitar. Yeah! Berhasil! Pada saat itu aku usap ia dengan tanganku dan kucium keningnya, serta aku ucapkan ‘shalatmu tidak sah, weeekk!’. Bukankah kau tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.
Ketika umatmu shalat munfarid (sendirian), aku suruh ia untuk bergegas (cepet-cepet ndang mari). Sehingga ia shalat seperti ayam yang mematuk beras.
Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia dapat shalat berjama’ah, aku akan ikat lehernya dengan tali hingga gerakan shalatnya mendahului imam. Kamu tahu kalau seperti itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaitan akan masuk dan membuatnya menjadi serakah dan gila dunia. Dan ia pun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedangkan aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Kukatakan padanya ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya untuk orang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak.. jika kehidupanmu telah berubah, baru kau shalat’. Kemudian ia pun mati dalam kekafiran. Ketika ia mati dan tak membawa amalan shalat, Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, apakah engkau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan mereka 1/6 dari Islam?”
Laa ilaaha illallaah..

10 PERMINTAAN IBLIS KEPADA ALLAH SWT
“Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?”
“10 macam”
“Apa saja?”
1)      “Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka. tidaklah janji syaitan kecuali tipuan” (QS Al-Isra:64)
2)      Harta yang tidak dizakatkan aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan dari hasil riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah (kalau mau makan doa dulu yaaaaa)
3)      Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung kepada Allah. Maka syaitan ikut bersama mereka dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaitan.
4)      Aku minta agar bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan halal.
5)      Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku
6)      Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku
7)      Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Qur’anku
8)      Aku minta agar Allah memberiku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku. Allah berfirman, “Orang-orang boros adalah saudara-saudara syaitan.” (QS Al-Isra:27)
9)      Aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak.
10)   Aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “Silahkan.” Aku bangga dengan hal itu sampai hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.
Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan manusia sedikitpun, aku hanya bisa membisikkan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorang pun.
Sebagaimana dirimu. Kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun. Kau hanya seorang Rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau mampu memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak diperut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”
Lalu Rasulullah SAW membaca ayat QS Hud:118-119 dan QS Al-Ahzab:38. Kemudian iblis berkata, “Wahai Rasulallah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Mahasuci Allah yang menjadikanmu pemimpin para Nabi dan Rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak bohong.”

 ket : text color red = kesaksian iblis

Semoga bermanfaat ! :)

Sumber : Hidayah Islam. Kitab Sajaratul Kaun oleh Muhyidin Ibnu Arabi/ Darul ‘Ilmi al-Munawar asy-Syamsiyah, Madinah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar