Meluangkan waktu sejenak untuk berbagi apa yang telah saya
baca. Biidznillah semoga bermanfaat dan memberi secercah nur di hati. :)
·
-
Pada suatu majlis, Rasulullah
bersabda, “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”
“Allah dan Rasul-Nya yang lebih
tahu.” Sahabat menjawab.
“Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”
Rasul melanjutkan.
Sontak, Umat bin Khattab berkata,
“Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah.”
Nabi menahannya, “Sabar wahai
Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat?
Bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini. Pahamilah apa
yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”
Kemudian pintu dibuka, ternyata
dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7
helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi,
bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata, “Salam untukmu Muhammad.. Salam
untukmu para hadirin..”
Rasulullah SAW menjawab, “Salam
hanya milik Allah SWT.. Sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab, “Wahai Muhammad,
aku datang kesini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”
“Siapa yang memaksamu?”
“Seorang malaikat utusan Allah
mendatangiku dan berkata ‘Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad
sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu menggoda manusia.
Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau
berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup
angin’. Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau
tanyakan. Jik a aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada
sesuatu pun yang paling besar menimpaku kecuali cacian musuh.”
ORANG YANG DIBENCI
IBLIS
Kemudian Rasulullah SAW bertanya
kepada iblis, “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
“Kamu. Kamu dan orang sepertimu
adalah makhluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya?”
“Pemuda yang bertaqwa dan
menyerahkan diri mengabdi kepada Allah SWT.”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang ‘alim dan wara’
(menghindari hal-hal subhat)”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu bersuci.”
“siapa lagi?”
“Seorang fakir yang sabar dan tak
pernah mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain”
“Apa tanda kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia tidak
mengeluhkann kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi
pahala orang-orang sabar”
“Selanjutnya apa?”
“Orang yang bersyukur”
“Apa tnda kesyukurannya?”
“ia mengambil kekayaannya dari
tempatnya dan mengeluarkan sesuai tempatnya”
“Orang seperti Abu Bakar
menurutmu?”
“ia tidak menurutiku pada masa
jahiliyah, apalagi saat ini dalam Islam”
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah, setiap aku berjumpa
dengannya aku pasti kabur”
“’Usman bin ‘Affan?”
“Aku malu kepada orang yang malaikat
pun malu kepadanya”
“Ali bin Abi Thalib?”
“Aku berharap kepalaku selamat.
Dan berharap ia mau melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia takkan mau
melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selalu berdzikir terhadap Allah SWT)
AMALAN YANG DAPAT
MENYAKITI IBLIS
“Apa yang kau rasakan jika melihat
seseorang dari ummatku hendak shalat?”
“Aku merasa panas dingin dan
gemetar.”
“Kenapa?”
“karena, setiap seorang hamba
bersujud sekali kepada Allah, Allah mengangkat 1 derajat”
“Jika seorang umatku berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia
berbuka”
“jika ia berhaji?”
“aku seperti orang gila”
“jika ia membaca Al-Qur’an?”
“aku emrasa meleleh laksana timah
di atas api”
“jika ia bersedekah?
“itu sama saja orang tersebut
membelah tubuhku dengan gergaji”
“mengapa bisa begitu?”
“karena, dalam sedekah ada 4
keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya bahagia, sedekah
akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka, dan segala musibah akan
terhalau dari dirinya.”
“apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”
“suara kuda perang di jalah Allah”
“apa yang dapat melelehkan
tubuhmu?”
“taubat seorang yang bertaubat”
“apa yang dapat membakar hatimu?”
“istighfar siang dan malam”
“apa yang dapat mencoreng
wajahmu?”
“sedekah bissirri (diam-diam)”
“apa yang dapat merusak wajahmu?”
“shalat fajar”
“apa yang dapat memukul kepalamu?”
“sholat jama’ah”
“apa yang paling mengganggumu?”
“majelis ulama’”
“bagaimana cara makanmu?”
“dengan tangan dan jari kiriku”
“dimanakah kamu menaungi
anak-anakmu di musim panas?”
“dibawah kuku manusia”
TEMAN-TEMAN IBLIS
“siapa temanmu, wahai iblis?”
“pemakan riba”
“siapa sahabatmu?”
“pezina”
“siapa teman tidurmu?”
“pemabuk”
“siapa utusanmu?”
“tukang sihir”
“apa yang membuatmu gembira?”
“sumpah cerai”
“siapa kekasihmu?”
“orang yang meninggalkan shalat
jum’ah”
“siapa manusia yang paling
membahagiakanmu?”
“orang yang meninggalkan shalat
dengan sengaja”
IBLIS TIDAK
BERDAYA DI HADAPAN ORANG IKHLAS
Kemudian Rasulullah SAW bersabda,
“Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan ummatku dan menyengsarakanmu.”
Segera Iblis menimpali, “Tidak.
Tidak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaiman kau
bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah
mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakanku dan memberiku
kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang
bodoh atau pintar, yang bisa membaca atau tidak, yang durjana atau shalih,
kecuali hamba Allah yang ikhlas.”
“siapa orang yang ikhlas
menurutmu?”
“tidakkah kau tahu wahai Muhammad,
bahwa siapa saja yang menyukai emas dan perak, dia bukan orang ikhlas. Jika kau
lihat orang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka sanjungan dan pujian,
aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku akan meninggalkannya.
Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan, dan hatinya selalu
terikat dunia, ia akan sangat patuh padaku.”
IBLIS DIBANTU OLEH
70.000 ANAK-ANAKNYA
“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku
mempunyai 70.000 anak dan setiap anak memiliki 70.000 syaitan. Sebagian ada
yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama’. Sebagian untuk mengganggu anak muda,
sebagian untuk mengganggu orang tua, sebagian untuk mengganggu wanita tua,
sebagian aku tugaskan untuk mengganggu para zahid.
Aku punya anak yang suka mengencingi
telinga manusia sehingga ia tidur saat shalat berjama’ah. Tanpanya, manusia
tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjama’ah.
Aku punya anak yang suka
menaburkan sesuatu di mata orang yang mendengarkan ceramah ulama’ sehingga
mereka tertidur sampai pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada
di lidah manusia. Jika ia tengah melakukan seuatu kebaikan, kemudian ia
beberkan (ceritakan) kepada orang lain, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Setiap seorang wanita berjalan,
anakku dan syaitan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap
orang memandangi.
Syaitan juga berkata ‘keluarkan
tanganmu!’ maka ia mengeluarkan tangannya, lalu syaitan menghiasi kuku-kukunya.
Mereka, anak-anakku selalu
menyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke
pintu lainnya untuk menggoda manusia sampai mereka terhempas dari keikhlasan
mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tak merasa.
Tahukah kamu Muhammad, bahwa ada
seseorang yang telah beribadah kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit
yang ia doakan sembuh seketika. Aku terus menggodanya, sampai akhirnya ia
berzina, membunuh, dan kufur.”
MasyaaAllah... Laa haula walaa
quwwata illaa billa hil ‘aliyyil ‘adziimm...
(tak ada kekuatan dalam diri kita
untuk melakukan segala yang baik, kecuali dengan pertolongan, ridha, dan kasih
sayang Allah SWT. Dan tidak ada kekuatan untuk menolak maksiat/ dosa kecuali
dengan pertolongan-Nya)
CARA IBLIS
MENGGODA
“Tahukah kau Muhammad, dusta
berasal dari diriku?
Akulah makhluk pertama yang
berdusta. Pendusta juga sahabatku. Barang siapa bersumpah dengan berdusta, ia
kekasihku. Tahukan kau Muhammad? Aku
bersumpah pada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya.
Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gosip) dan namimah (adu domba)
kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang bersumpah untuk menceraikan
istrinya, ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan itu benar. Sebab,
barang siapa membiasakan denga kata-kata cerai, maka istrinya menjadi haram
baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat . jadi semua anaknya
hasil zina dan ia masuk neraka hanya karena 1 kata, cerai.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang
suka mengulur-ulur shalat, setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikkan
padanya ‘waktu masih lama.. kamu masih sibuk..’ lalu ia menundanya hingga ia
shalat di luar waktu. Maka shalat itu dilempar ke mukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku,
oke, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan di telinganya ‘lirik kiri
kananmu’ ia pun tahu keadaan sekitar. Yeah! Berhasil! Pada saat itu aku usap ia
dengan tanganku dan kucium keningnya, serta aku ucapkan ‘shalatmu tidak sah,
weeekk!’. Bukankah kau tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya
akan dipukul.
Ketika umatmu shalat munfarid
(sendirian), aku suruh ia untuk bergegas (cepet-cepet ndang mari). Sehingga ia
shalat seperti ayam yang mematuk beras.
Jika ia berhasil mengalahkanku dan
ia dapat shalat berjama’ah, aku akan ikat lehernya dengan tali hingga gerakan
shalatnya mendahului imam. Kamu tahu kalau seperti itu batal shalatnya dan
wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku,
aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup
mulutnya ketika menguap, syaitan akan masuk dan membuatnya menjadi serakah dan
gila dunia. Dan ia pun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedangkan
aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Kukatakan padanya
‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya untuk orang berkecukupan dan sehat.
Orang sakit dan miskin tidak.. jika kehidupanmu telah berubah, baru kau
shalat’. Kemudian ia pun mati dalam kekafiran. Ketika ia mati dan tak membawa
amalan shalat, Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, apakah engkau akan
bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan mereka 1/6 dari Islam?”
Laa ilaaha illallaah..
10 PERMINTAAN
IBLIS KEPADA ALLAH SWT
“Berapa yang kau pinta dari
Tuhanmu?”
“10 macam”
“Apa saja?”
1)
“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam
harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, “Berbagilah dengan
manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka. tidaklah janji syaitan
kecuali tipuan” (QS Al-Isra:64)
2)
Harta yang tidak dizakatkan aku makan darinya.
Aku juga makan dari makanan haram dan dari hasil riba. Aku juga makan dari
makanan yang tidak dibacakan nama Allah (kalau mau makan doa dulu yaaaaa)
3)
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama
dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung kepada Allah.
Maka syaitan ikut bersama mereka dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh
kepada syaitan.
4)
Aku minta agar bersama dengan orang yang menaiki
kendaraan bukan untuk tujuan halal.
5)
Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi
sebagai rumahku
6)
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai
masjidku
7)
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai
Qur’anku
8)
Aku minta agar Allah memberiku saudara, maka Ia
jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.
Allah berfirman, “Orang-orang boros adalah saudara-saudara syaitan.” (QS
Al-Isra:27)
9)
Aku minta agar Allah membuatku bisa melihat
manusia sementara mereka tidak.
10)
Aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk
mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “Silahkan.” Aku bangga
dengan hal itu sampai hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari
kiamat.
Wahai Muhammad, aku tak bisa
menyesatkan manusia sedikitpun, aku hanya bisa membisikkan dan menggoda. Jika
aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorang pun.
Sebagaimana dirimu. Kamu tidak
bisa memberi hidayah sedikitpun. Kau hanya seorang Rasul yang menyampaikan
amanah. Jika kau mampu memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka
bumi ini.
Orang yang bahagia adalah orang
yang telah ditulis bahagia sejak diperut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah
orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”
Lalu Rasulullah SAW membaca ayat
QS Hud:118-119 dan QS Al-Ahzab:38. Kemudian iblis berkata, “Wahai Rasulallah,
takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Mahasuci Allah yang
menjadikanmu pemimpin para Nabi dan Rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang
telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk
neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan
aku tak bohong.”
ket : text color red = kesaksian iblis
Semoga bermanfaat ! :)
Sumber : Hidayah Islam. Kitab Sajaratul Kaun oleh Muhyidin
Ibnu Arabi/ Darul ‘Ilmi al-Munawar asy-Syamsiyah, Madinah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar