Assalamu’alaikuuuuuuuuuuuuuuum (wr.wb) ^^
Oh yaaa,, first of all.. Minal ‘aidin wal faidzin.. mohon maaf lahir dan batin yaaa :D
Wadaaaw.. demi apa ini lama banget ga ngetik di box putih ini :D
Yeah I’m too busy a couple mounth ago because of boarding house assignments, or my life was too flat so there’s no story i could share, or too much trifling topic so i’m too confused what i want to share hahaa.. oke, now i’m confused what i want to talk about -_- (look at the tittle)
(ah, sok asik jadinyaa..) babah wess. I just wanna share what i know recently hehe..
Now, back to topic..
So guys, banyak yang salah kaprah dalam pengartian ‘Minal aidin wal faidzin’. Rata-rata orang mengartikannya sebagai ‘Mohon maaf lahir batin’. Padahal itu sebenarnya sebuah do’a yang mustinya di-amin-kan, yang berarti ‘(semoga) kita termasuk orang yang kembali (fitrah) dan menang (selama sebulan menahan hawa nafsu)’. Nah, jelas maknanya sudah berbeda kan?
Nah, kalimat Minal ‘Aidin wal Faidzin merupakan penggalan Do'a yang lengkapnya :
"Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Wa Ja’alanallahu Minal ‘Aidin Wal Faizin" yang artinya : “Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan dan semoga Allah menjadikan kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.
Got it guys? Oke deeh.. semoga bermanfaat yaaa..
Semoga kita dapat dipertemukan kembali Ramadhan berikutnya dan bisa beribadah lebih maksimal. Aaaamiiiiiin... :)
See yaaaa to the next post! Ciao! ;)