- Just a Story :)
Bulan Juni ku telah berakhir. Sebulan ini aku menulis
ceritaku secara umum di blog ini. Bukannya bulan ini paling spesial, bukan..
semua hari, semua bulan, semua tahun itu spesial. Tak ada beda. Hanya saja,
banyak hal yang perlu ku ingat-ingat. Karena kau tau, aku ini anak yang cuek
bebek. Kejadian kemarin saja bisa langsung terlupakan. Oleh karena itu, agar
memory-memory kejadian ini tidak begitu saja lenyap terhidden di sudut otakku,
aku ingin mempatenkan memory ini di otakku atau bahkan di titik hatiku. Nilai
plusnya, blogku semakin penuh. Hehe..
Di bulan Juni ini, ada banyak kejutan yang membuat hatiku
naik turun. Mulai dari kejadian UKK yang menguras IQ dan EQ. Rentetan kejadian
di Balai Pelatihan ; pertemuan dengan keluarga baru selama 1 minggu, kakek
penjual balon, penambahan materi EQ dan IQ, dan banyak lagi (lupa.. nahloh?)
Pada Bulan Juni tahun ini pula, aku berumur 17 tahun.
Sebagian orang menganggap bahwa umur 17 is something special. Tapi sampai
sekarang, aku belum tau kenapa 17 tahun dianggap begitu special? Di
precious-kan. dan tak jarang peringatan ulang tahun paling meriah adalah pada
ulang tahun ke-17. Dan aku akui, aku pun terkadang terseret pada kebiasaan
seperti ini.
Tepat pukul 00.01 (Fri, 21/06) di Ma’had tercinta. Aku
tenang di pusaran mimpi-mimpiku.. Tiba-tiba seseorang mengusik tidurku. Aku
masih bertahan di pusaran mimpi, enggan membuka mata. Namun kemudian disusul
dengan hawa dingin yang mampu menusuk tulang, menembus selimutku. Terpaksa aku
berpindah ke dimensi yang sebenarnya meninggalkan pusaran mimpi. Kudapati pintu
kamar terbuka. Setengah sadar, beberapa orang berdiri di depan pintu. Gelap,
hitam. Tak jelas siapa mereka. Kaget atau barangkali takut, aku langsung
terduduk. 2 lilin menyembul keluar dari belakang mereka. Kue tart! Terlihat
jelas, Dea yang membawanya.. Dan dari cahaya lilin itu, aku tau siapa mereka,
Rada teman sekamarku, Vivi, Ikha, Mia, Putri, Rania,... teman 1 ma’had.
Speechless. Tanpa sadar, mulutku menganga lebar. Seseorang dari mereka
menyalakan lampu, menyanyi Happy Birthday untukku. Ah, terharuu...
Mereka perhatian sekali.. dan ternyata seseorang yang
pertama kali mengusik tidurku, mbak Nasha membawa setumpuk kado dan menjatuhkan
dirinya tepat di sebelahku. Mangap lagi. Benar benar speechless.
Kue tart mendekat.. coklat.. mereka tau apa kesukaanku.. aku
berdoa.. yang terbaik untuk kita.. 2 lilin itu pun padam. Pemotongan kue, dan
sejurus kemudian.. krim krim coklat mendarat di pipi dan lengan tanganku. Oh
aku sayang kalian.. Pembalasan!
Akhirnya, dengan sadar diri, dan sadar kalau ini tengah
malam, kami segera menghentikan pertempuran dan berakhir di kamar mandi..
Keesokan harinya, penerimaan raport. Deg-deg-an bukan main.
Tahun ini aku banyak membuat ulah. Takut kalau-kalau terjadi penurunan pada
raport kenaikanku. Finally... jeng..jeng... tak ada penurunan. Peningkatan
adanya.. kok bisa?? Masyaallah.. Alhamdulilllaah... leganya..
Menjelang siang, sepupuku datang ke ma’had. Hadiah ulang
tahun kedua, dia menginap (pondok kilat) selama 1 minggu di sini. Aku dapat
teman sepermainan, sepergilaan, dan sepergejean. Yeah!
Seminggu di ma’had, saudaraku pulang. Aku juga berencana
pulang. Tapi, ada batu besar menghadang. Tugas dan amanah yang harus aku
kerjakan. Tugas ini lebih penting daripada kepulanganku. Akan lebih banyak maslahah daripada mudharat nya. Dan aku bangga diberi amanah ini. Meskipun, di balik
batu besar ini, aku tak mempu menahan rasa kangen yang meluap-luap pada
keluarga, rumah, kawan.. Rasa yang susah payah aku tahan selama 5 bulan. Hanya
tangis yang mengungkapkan kekecewaanku. Air mata ini ungkapan dari kekecewaan
dan rasa banggaku. Sampai saat ini, aku masih bertahan di sini. Tidak mau
menyerah karena tidak bisa menyerah. .
Tidak akan bisa
menyerah..
“Didn’t make sense to live for fun. Your brain gets smart
but your head gets dumb. So much to do, so much to see. So, what’s wrong with
taking the backstreet? You’ll never know if you don’t go. You’ll never shine if
you don’t glow..” – All Stars, Smash Mouth
Tidak ada komentar:
Posting Komentar